Iklan Header

Main Ad

Polemik Hari Jadi Sinjai dipihak ketigakan, formatur kelihatan bingung


SINJAI - Salah satu Formatur dalam pelaksanaan hari jadi kabupaten sinjai ke 455 bulan ini, yaitu Kadis Kominfo dan Persandian Sinjai, H.Firdaus, terlihat bingung akan bagaimana format kegiatan perayaan hari jadi yang dinanti-nanti oleh masyarakat Sinjai ini.

Polemik muncul dari statemen H.Firdaus atas pengakuan pertemuannya dengan salah satu Even organizer The bindo. Dimana beredar kabar bahwa salah satu EO memang mengajukan proposal terkait pelaksanaan kegiatan hari jadi.

Baca Juga : Sudah Rangkap Jabatan, Muhlis Isma dipilih jadi Ketua Panitia Hari Jadi Sinjai.

Setidaknya ada tiga hal yang membingungkan dari kaburnya berita soal acara perayaan hari jadi Sinjai, yaitu pertama H. Firdaus mengatakan bahwa kepanitiaan belum terbentuk, kedua bahwa wacana dipihakketigakannya pengelola pelaksanaan salah satu acara perayaan hari jadi Sinjai, dan ketiga adalah format acara itu sendiri apakah berbentuk Sinja Ekspo ataukah pameran pembangunan seperti sebelumnya.

Polemiknya kemudian adalah keluarnya bantahan dari dari Supardi, Kabid E-Goverment Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Sinjai. Menurut Supardi, bahwa apabila kegiatan pelaksanaan pameran pembangunan ini akan dipihak ketigakan, seharusnya melalui mekanisme yang ada, tidak serta merta langsung ditunjuk. “Mekanisme yang ada itu, kalau dia menggunakan anggaran diatas dua ratus Juta, maka harus ditender atau dilelang. Tidak serta merta kita menunjuk,” kata Supardi.

Tak hanya itu, Supardi juga berharap agar Pemerintah Daerah perlu memikirkan hal ini, mengingat momen pameran pembangunan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat lokal, khususnya petani bambu dan pemilik toko tripleks dan penjual paku.

“Ini kegiatan rutin tiap tahun. Petani bambu yang setiap tahunnya bisa menjual bambunya hingga dua ribu batang, dan pemilik toko triplek pun begitu, tripleksnya bisa terjual hingga ratusan lembar. Tapi kalau dipihak ketigakan, tentu tidak lagi menggunakan bambu dan tripleks,” ungkap Supardi.

Posting Komentar

0 Komentar