Iklan Header

Main Ad

Lagi, Gerai Pelayanan Terpadu RSUD Sinjai Hanya Pencitraan 100 Hari Kerja


katapedia.net, SINJAI - Gerai Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kesehatan yang bertempat di RSUD Sinjai telah resmi difungsikan mulai kamis (15/11/2018) yang diresmikan langsung oleh Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa, SH., LLM sebagai salah satu Program 100 hari Seto-Kartini di bidang pelayanan kesehatan.

"Hari ini dalam rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional yang ke-54 tahun 2018, saya akan meresmikan beberapa program di bidang kesehatan yang merupakan penjabaran dari visi misi Bupati dan Wakil Bupati Sinjai," Ucap Andi Seto Saat Launching Gerai Pelayanan Terpadu Satu Pintu di halaman RSUD Sinjai (15/11/2018) silam yang berlangsung meriah.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan bahwa Gerai Pelayanan Terpadu Satu Pintu bertujuan untuk mendekatkan akses pelayanan administrasi pasien, dimana semua sektor terkait seperti BPJS, Jasa Raharja, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Dinas Sosial secara bersama-sama dan terpadu memberikan pelayanan dalam hal penerbitan jaminan pembiayaan kesehatan yang selama ini sering menjadi kendala dan merupakan keluhan besar dari masyarakat Sinjai.

Namun kenyataannya, setelah diresmikan. Gerai Pelayanan Terpadu ini menuai banyak kritikan karena tidak adanya petugas yang berjaga di gerai tersebut untuk memberikan pelayanan. Yang ada hanya papan nama dari beberapa dinas yang terkait.

Terbaru, penyiar senior Radio Suara Bersatu FM, Nining Suhartini membeberkan di laman media sosial FB nya, bahwa dia sudah berkali-kali menerima keluhan masyarakat terkait pelayanan di Gerai tersebut saat menyiar di SB FM.

 "Sdh brkli2 kmi trima kluhn trkait playanan 1 pintu di RSUD Sinjai krn masyarakat tdk menemukn ptugas saat jam krj. Pdhl layanan ini u.mbri kmudhn kpd masy. Kmrn ada yg nyeletuk Apakah papan tsb yg mlayani????" Tulis Nining di laman FB nya dan berharap dinas yang terkait membacanya.

Banyak netizen warga sinjai yang ikut berkomentar di status FB penyiar radio SB FM tersebut. Ada yang berkomentar bahwa dia pernah kritik pelayanan salah satu puskemas di sinjai malah diteror dengan kalimat sadis di japri. Ada juga yang menyarankan agar Puang Baha (penyiar SB FM) dan Puang Nining saja yang duduk di tempat tersebut melayani karena tempat tersebut hanya ada papan nama.

Penulis : Miftha

Posting Komentar

0 Komentar