Iklan Header

Main Ad

KOPEL Rilis Hasil Mengecewakan dari Uji Keterbukaan Informasi Publik di 30 OPD Sinjai


katapedia.net, SINJAI - Dari hasil uji akses tersebut, hanya 20% OPD yang menanggapi atau merespon dengan memberikan informasi kepada pemohon, sementara 80% tidak menanggapi/merespon.

Adapun dokumen publik yang diminta oleh pemohon dalam hal ini KOPEL yakni Rencana Kerja (Renja), Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Kerja Anggaran (RKA).

Hal ini disampaikan Direktur Kopel Sinjai, Ahmad Tang, menurutnya, jika OPD yang menanggapi atau merespon permintaan dokumen pemohon yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kesbangpol, Dinas Pendidikan, DP3AP2KB, Bappeda, Dinas Peternakan.

“Rendahnya respon OPD memberikan informasi kepada pemohon menunjukkan rendahnya tingkat kepatuhan badan publik terhadap UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, dalam UU KIP bahwa setiap badan publik wajib menyediakan dan mengumumkan informasi baik secara berkala, serta merata dan disediakan setiap saat.

“Dokumen Renja, Renstra dan RKA bukan dokumen yang dirahasiakan karena dokumen tersebut merupakan dokumen publik, saya khawatir rendahnya komitemn OPD menerapkan prinsip-prinsip keterbukaan dalam tata kelola pemerintahan berpotensi menyuburkan praktek-praktek korupsi,” jelasnya.

Selain itu, menurut Ahmad Tang, OPD yang tidak transparan ke publik tidak memiliki komitmen kuat mempercepat pencapaian visi dan misi Pemerintahan Andi Seto – Andi Kartini, di mana dalam salah satu misinya menciptakan pemerintahan yang profesional dan terbuka.

Posting Komentar

0 Komentar