Iklan Header

Main Ad

Dipecat jadi Anggota KPU Sinjai, Irfan akan gugat DKPP RI


Sidang DKPP beberapa waktu yang lalu memutuskan memecat Irfan, salah satu komisioner KPU Kab. Sinjai. Irfan terbukti melakukan pelanggaran pemalsuan tandatangan dan penghilangan formulir model DA pada perekapan suara di pilbup Sinjai lalu.

Irfan, melalui penasehat hukumnya yaitu Nursal menjelaskan "DKPP tidak mempunyai kewenangan memeriksa peristiwa yang berkaitan dengan penyelenggara pemilu sebelum ia menduduki jabatannya".

Baca juga : Ini hasil putusan lengkap DKPP atas pemecatan anggota KPU

Ia menambahkan, "bahwa panitia seleksi penerimaan anggota KPU lalu itu seharusnya memeriksa para calon pendaftar sebagai syarat layaknya menduduki jabatan sebagai komisioner KPU"

Diapun mengklaim bahwa dihentikannya penyidikan oleh pihak kepolisian terhadap kliennya Irfan karena tidak cukup bukti pidana pemalsuan tandatangan sehingga tidak dilanjutkan ke tahan penyidikan, sehingga dakwaan DKPP terkait pemalsuan tandatangan belum dapat dibuktikan.

"Seharusnya bukti di atas mejadi pertimbangan DKPP dalam mengambil keputusan. Adapun laporan oleh Dorektur LBH Sinjai, Ahmad Marzuki, bukanlah tindak pidana karena tidak ada kerugian bagi individu, negara, tidak mengganggu tahap pilkada dan tidak merubah hasil pilkada, sehingga kliennya sebaiknya hanya dikenakan sanksi dan bukan pemecatan", kata Nursal.

Posting Komentar

0 Komentar