Iklan Header

Main Ad

Solidaritas terhadap bencana alam, santri Sinjai turun menggalang bantuan


katapedia.net, Sinjai - Bencana alam yang melanda Sulaweai Selatan beberapa hari yang lalu menelan banyak korban jiwa. Kerugian yang di derita juga tidak sedikit. Mengutip data yg dirilis, Bencana banjir, puting beliung, dan tanah longsor menyebar di 188 desa di 71 kecamatan yang tersebar di 13 kabupaten/kota, yaitu Jeneponto, Maros, Gowa, Kota Makassar, Soppeng, Wajo, Barru, Pangkep, Sidrap, Bantaeng, Takalar, Selayar, dan Sinjai. Sementara kerusakan fisik meliputi 550 unit rumah rusak yang terdiri atas 33 unit hanyut, 459 rusak berat, 30 rusak sedang, 23 rusak ringan, dan 5 tertimbun.

"Sebanyak 5.198 unit rumah terendam, 16,2 kilometer jalan terdampak, 13.326 hektare sawah terdampak, serta 34 jembatan, 2 pasar, 12 unit fasilitas peribadatan, 8 fasilitas pemerintah, dan 65 unit sekolah,"

Di kabupaten Sinjai, pasca bencana, solidaritas berdatangan dari berbagai pihak, salah satunya adalah anak-anak santri dan santriwati dari pesantren yang ada di Kabupan Sinjai. Anak-anak ini begitu menarik perhatian warga, usia mereka rata-rata masih sangat belia, antara 12-15 tahunan. Tanpa peduli panas dan hujan, mereka mengumpulkan dana bantuan dari para pengguna jalan. Terpantau mereka beraktifitas di perempatan-perempatan jalan di kota Sinjai.

Solidaritas dari anak-anak santri ini menuai decak kagum dari masyarakat Kabupaten Sinjaai. Melihat solidaritas yang dilatih sedari dini ini, kita bisa menyimpan harapan tentang bagaimana masyarakat yang baik kedepan.

Posting Komentar

0 Komentar