Iklan Header

Main Ad

Proyek pembangunan Aspuri Hippmas mangkrak. PPK ungkap Pelaksana Proyek dan kendalanya

Kondisi Aspuri Hippmas tanggal 31 Desember 2018
SINJAI — Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pembangunan Asrama Putri (Aspuri) HIPPMAS, Badri Hatta membeberkan kendala yang selama ini terjadi pada saat pembangunan Aspuri, hingga mangkrak.
Hal ini disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pembangunan Aspuri HIPPMAS, Badri Hatta dalam rapat dengar pendapat di DPRD Sinjai, Jumat (4/1/2019).
Badri menuturkan, kendala paling besar dilapangan karena tidak tersedianya material yang disiapkan pelaksana sedangkan pekerja siap dan standbay di lokasi.
“Dari informasi kepala tukang, ketersediaan semen tidak lebih dari 10 sak perharinya ditambah material besi yang selalu terlambat padahal tukangnya selalu standby dilokasi,” katanya.
Papan proyek dengan nilai 2,3 Milyar

Setelah memberi teguran, pihaknya mengaku tidak serta merta mengambil keputusan mengalihkan pengerjaan dari pelaksana ke perusahaan karena pelaksana proyek (Wahyu dan Ali Kamar), kata Dia, tetap ngotot untuk melanjutkan pengerjaan. 
Namun, selama evaluasi 2 minggu, lagi – lagi kekurangan dari pembangunan Aspuri tidak dipenuhi, bahkan nota pesanan saja, kata dia tidak ada sama sekali. “Kami berkesimpulan pelaksana memang sudah kehabisan modal,” sambungnya.
Sehingga, Badri mengaku berinisiatif untuk menghubungi pihak perusahaan untuk mengambil alih pengerjaan Aspuri tersebut dengan progres pembangunan yang hanya mencapai 14,7 persen atau tertinggal sekitar 20,3 persen dari pencairan yang telah dilakukan sebanyak 35 persen.
“Kalau tidak salah pengerjaan diambil alih perusahaan diakhir Oktober 2018, dan kalau dihitung dengan nilai uang yang telah dikerjakan tidak sampai Rp. 200 juta,” jelasnya.
Disebutkan, realisasi pembangunan Aspuri setelah diambil alih oleh perusahaan sesuai jadwal 21 Juli – 21 Desember 2018 mencapai 46 persen.
Sementara saat ini realisasi pembangunan telah mencapai 60 persen dengan penambahan pengerjaan selama 50 hari kedepan sejak tanggal 23 Desember 2018.
- Katapedia

Posting Komentar

0 Komentar