Iklan Header

Main Ad

Pendiri keluhkan siaran Sinjai TV lenyap bak ditelan bumi


katapedia.net, Sinjai - Sungguh ironis, baru sekitar dua bulan mendapatkan penghargaan, siaran Sinjai TV kini hilang entah kemana rimbanya. Padahal diketahui bahwa sebelumnya, Lembaga penyiaran publik lokal (LPPL) Sinjai TV meraih juara pertama dalam ajang KPID (Komisi penyiaran Indonesia Daerah) Sulsel Award pada Lembaga penyiaran publik lokal (LPPL) kategori iklan layanan masyarakat (ILM).

Keluhan akan hilangnya siaran Sinjai TV ini disampaikan oleh salah seorang yang berperan dalam berdirinya Sinjai TV yaitu Zaenal abidin ridwan, melalui laman Facebooknya. "Saya rindu dengan SINJAI TV. Entah gimana kabarnya skrg. Hilang dari Tv kabel, UHV dan streaming FB" begitu bunyi status yang diunggah pada pukul 21:22, jum'at malam, 25 januari 2019.


Sontak saja, netizen yang berteman dengan Enal (sapaan akrab Zaenal abidin) langsung merespon. Ada yang turut curhat merindukan beberapa siaran di TV kesayangan masyarakat sinjai, adapula yang menawarkan beralih ke youtube. Yang menjadi menarik adalah terkuaknya informasi bahwa telah digelontorkan dana sebesar 300 juta untuk ongkos pemancar stasiun televisi ini, namun hasilnya sungguh mengecewakan. Hanya terpakai 13 Bulan.

Sinjai TV sendiri, apabila benar-benar berfungsi sebagai penyiaran publik lokal (LPPL) dan dikelola dengan baik, akan bisa menjadi tempat pertukaran informasi visual dan audiovisual yang baik, juga bisa menjadi saluran kreativitas anak muda kabupaten Sinjai yang menggandrungi kerja-kerja jurnalistik.

Sekiranya ini akan menjadi ajang evaluasi dan refleksi bagi masyarakat Sinjai, apalagi mengingat hari ulang tahun peluncuran Sinjai TV akan tiba dalam waktu dekat, yakni tanggal 18 februari. Sinjai TV hampir genap berusia tujuh tahun.

Posting Komentar

0 Komentar