Iklan Header

Main Ad

Di PPI Lappa, tempat ikan higienis senilai Rp 2,4 M hanya jadi tempat parkir

suasana PPI Lappa malam hari

Sebuah bangunan baru di PPI lappa yang selesai belum lama ini yang rencananya diperuntukkan untuk tempat penyimpanan ikan terpantau beralih-fungsi menjadi lahan parkir.

Bangunan yang berasal dari pemerintah pusat melalui kementrian perikanan dan kelautan RI ini menelan anggaran sebesar Rp 2,4 Milyar. Hasilnya adalah bangunan sederhana berpintu satu. Jumlah Pintu ini pulalah yang banyak dikeluhkan baik oleh pedeganang maupun "pa'gerobak" (orang yang mendorong gerobak ikan). Pasalnya pintu ini memperlambat proses kerja mereka karena akses ke bangunan cuma 1 pintu itu dan lebarnya hanya 2 meter. "Kita bayangkanki pak, kalau lelong lagi ramai bongkar muat, bagaimana repotnya kami ini kasian taro barang disitu". kata seorang paggerobak yang kami temui dilokasi.

Yang sangat mengecewakan pelaku usaha di TPI Lappa dan juga pengunjung disana adalah saat mereka membayangkan bahwa uang sebesar 2,4 milyar tersebut akan menyulap TPI Lappa menjadi lebih bersih, tertata rapi, dan punya bangunan-bangunan baru yang berfungsi mempermudah proses jual beli ikan maupun membuat nyaman penjual dan pembeli, tapi kenyataannya yang mereka rasakan adalah sebaliknya.

ahli tata kota dan pemukiman yang ditemui tim Katapedia dan ditunjukkan gambar video area tersebut berkomentar "saya pikir perencanaan dan pelaksanaan tata kelola bangunan ini dikerjakan secara serampangan dan setengah hati oleh pihak terkait (pemerintah dan pelaksana proyek), sehingga hasilnya jauh dari yang diharapkan dan bahkan menimbulkan masalah baru" tidak mempertimbangkan fungsi dan letak bangunan dengan baik sehingga hasilnya ya seperti ini" sesalnya sambil geleng-geleng kepala.

Posting Komentar

0 Komentar