Iklan Header

Main Ad

Ali kamar angkat bicara, ungkap kesepakatannya dengan Perusahaan pemenang tender Aspuri Hippmas


Sinjai - Pekerjaan proyek pembangunan Asrama Putri (Aspuri), di jalan Perintis Kemerdekaan Kota Makassar masih berpolemik, Ali Kamar dicatut namanya pada proyek yang ditender oleh CV. Sumber Reski Abadi oleh Kadis PU Sinjai menjelaskan perannya dan membantah keras penyataan kepala dinas pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR) kabupaten sinjai pada rapat kerja DPRD Sinjai, beberapa waktu lalu.


Alikamar, yang dikonfirmasi tim Katapedia terkait keterlibatannya mengatakan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi dalam pekerjaan proyek milyaran tersebut. “Pertama tama saya menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga besar HIPPMAS atas keterlambatan pekerjaan proyek aspuri HIPPMAS di jl. Perintis kemerdekaan Makassar,” katanya.
Ali Kamar melanjutkan : "Saya sungguh celaka atas keterlambatan ini dan merasa terpojokkan walau sesungguhnya sebelum pekerjaan ini saya serahkan kepada direktur perusahaan CV. Sumber Rejeki Utama, saya sudah bersepakat bersama dengan direktur perusahaan yang bertempat diwarkop Sami, Makassar, dan kesepakatan itu salah satunya beliau siap menyelesaikan pekerjaan sampai di bulan 12 dengan jaminan semua pekerja atau tukang yang sebelumnya saya gunakan harus dikeluarkan dari lokasi pekerjaan,” urainya.
lanjut Alikamar mengatakan, jika waktu itu sudah ada deviasi sekitar 17% namun bukan berarti bahwa Saya tidak mampu menyelesaikan tangggung jawab itu. Dan Atas beberapa isu isu yang berhembus baik dari saudara saudara saya di HIPPMAS maupun dari pihak PPK Proyek Aspuri untuk segera menghentikan semua itu karena saling menyalahkan diantara kita bukan hal yang baik untuk menyelesaikan masalah ini.
Apalagi kata Dia belum tentu semua proses kegiatan-kegiatan yang ada di dinas P.U Snjai, sudah berjalan dengan baik sampai hari ini atau sudah bersih dari dosa dosa.
“Ini cukup menjadi urusan saya untuk menagih komitmen dan janji direktur CV. Sumber Rejeki Utama untuk menyelesaikan pekerjaan Aspuri HIPPMAS di Jl. perintis kemerdekaan karena saya merasa dibohongi, ditipu dan dikorbankan atas keterlambatan pekerjaan ini,” ungkapnya.
Alikamar menambahkan, jika pekerjaan itu tidak pernah secara terpaksa diambil alih oleh direktur CV. Sumber Rejeki Utama, namun itu murni atas kesepakatan dengan direktur perusahaan dan salah satu kesepakatan itu adalah siap akan menyelesaikan sampai akhir bulan 12 tahun 2018.
“Intinya tidak ada kaitannya pak Satria dan Wahyu, disini, karena saya sendiri yang menemui langsung direktur CV. Sumber Rezeki Utama di warkop Sami, dimana kesepakatan salah satunya siap menyelesaiakn proyek itu sampai akhir desember 2018,” kuncinya. (net)

Posting Komentar

0 Komentar